Spesifikasi jaw crusher kasar
Berikut adalah spesifikasi teknis untuk jaw crusher kasar yang umum digunakan dalam industri pertambangan dan konstruksi:
Kapasitas Produksi
Jaw crusher kasar dirancang untuk menghancurkan material keras seperti batu granit, basalt, dan bijih besi. Kapasitas produksinya bervariasi tergantung pada ukuran bukaan mulut penghancur dan kekuatan motor penggerak. Rata-rata, mesin ini dapat memproses antara 50 hingga 800 ton per jam, tergantung model dan konfigurasinya.
Dimensi dan Ukuran Input
Ukuran maksimum material yang dapat dimasukkan ke dalam jaw crusher kasar biaa berkisar antara 500 mm hingga 1200 mm, tergantung pada desain mesin. Beberapa model besar bahkan mampu menerima bongkahan batu dengan ukuran lebih dari 1500 mm. Dimensi keseluruhan mesin juga bervariasi, mulai dari panjang 2 meter hingga lebih dari 6 meter untuk unit berkapasitas tinggi.
Kekuatan Motor dan Sistem Penggerak
Motor listrik atau diesel digunakan sebagai penggerak utama jaw crusher kasar. Daya yang dibutuhkan umumnya antara 30 kW hingga 250 kW, tergantung pada kapasitas penghancuran dan tingkat kekerasan material. Sistem transmisi biaa menggunakan sabuk-V atau kopling hidrolik untuk memastikan operasi yang stabil dan efisien.
Material Konstruksi
Komponen utama seperti rahang penghancur (jaw plate) terbuat dari baja mangan tinggi (Mn14Cr2 atau Mn18Cr2) untuk ketahanan aus yang optimal. Rangka mesin umumnya dibuat dari pelat baja tebal dengan penguatan struktural untuk menahan beban dinamis selama proses penghancuran.

Aplikasi Utama
Jaw crusher kasar banyak digunakan di tambang terbuka, pabrik pengolahan agregat, dan proyek konstruksi jalan raya. Mesin ini ideal untuk tahap pertama dalam proses penghancuran sebelum material diproses lebih lanjut oleh cone crusher atau impact crusher.

Dengan kombinasi kekuatan, daya tahan, dan efisiensi tinggi, jaw crusher kasar tetap menjadi pilihan utama dalam industri pemecahan batu skala besar. Pemilihan model yang
