spesifikasi alat berat tambang bawah tanah
Spesifikasi Alat Berat Tambang Bawah Tanah
Alat berat tambang bawah tanah dirancang khusus untuk operasi di lingkungan yang sempit, gelap, dan memiliki tantangan ventilasi serta stabilitas tanah yang berbeda dibandingkan tambang terbuka. Berikut adalah beberapa alat berat yang umum digunakan beserta spesifikasinya:
1. Load-Haul-Dump (LHD)
LHD adalah alat utama untuk memuat dan mengangkut material dalam tambang bawah tanah. Spesifikasi umum meliputi:
- Kapasitas bucket: 3–10 meter kubik
- Tenaga mesin: 150–300 kW
- Berat operasional: 15–30 ton
- Jarak angkut maksimal: 200–500 meter
Alat ini dilengkapi dengan sistem hidraulik kuat dan desain kompak untuk manuver di terowongan sempit.
2. Underground Dump Truck
Truk ini dirancang untuk mengangkut material hasil galian ke permukaan. Spesifikasinya antara lain:
- Kapasitas angkut: 20–50 ton
- Tenaga mesin: 300–600 HP
- Sistem transmisi: otomatis atau manual
- Ground clearance tinggi untuk medan tidak rata

3. Jumbo Drill
Digunakan untuk pengeboran batuan dalam pembuatan terowongan. Fitur utamanya meliputi:
- Jumlah boom: 1–3 unit
- Kedalaman pengeboran: hingga 20 meter
- Diameter lubang bor: 50–150 mm
- Sistem kontrol terkomputerisasi untuk akurasi tinggi

4. Scissor Lift
Alat ini digunakan untuk pekerjaan pemeliharaan atau instalasi di area tinggi dalam tambang bawah tanah. Spesifikasinya mencakup:
- Ketinggian kerja: 6–15 meter
- Kapasitas beban: 200–500 kg
- Sistem tenaga: elektrik atau diesel
5. Roof Bolter
Berfungsi untuk memasang baut penyangga atap terowongan guna mencegah runtuhannya batuan. Spesifikasi pentingnya adalah:
- Ke
