cara menghitung nar batubara
Menghitung Nilai Kalor Batubara (NAR) merupakan langkah penting dalam menentukan kualitas batubara untuk keperluan perdagangan maupun pembakaran. NAR atau Net Calorific Value menunjukkan jumlah energi bersih yang dapat dihasilkan dari pembakaran batubara setelah memperhitungkan penguapan air dalam bahan tersebut. Berikut penjelasan lengkap mengenai cara menghitung NAR batubara.
Rumus Dasar Perhitungan NAR
NAR dihitung berdasarkan nilai GAR (Gross As Received) dengan memperhitungkan faktor kelembaban dan hidrogen dalam batubara. Rumus yang umum digunakan adalah:
*NAR = GAR - (50 × H) - (6 × M)*
Keterangan:
- GAR = Gross Calorific Value (nilai kalor kotor) dalam kcal/kg
- H = Kadar hidrogen (%) dalam batubara
- M = Kadar kelembaban (%) dalam batubara

Langkah-Langkah Perhitungan
1. Analisis Proksimat dan Ultimat
Sebelum menghitung NAR, lakukan analisis laboratorium untuk mengetahui kadar air (Moisture), abu (Ash), zat terbang (Volatile Matter), karbon tetap (Fixed Carbon), serta unsur hidrogen dan sulfur.
2. Penentuan Nilai GAR
Gunakan bom kalorimeter untuk mengukur nilai kalori bruto pada kondisi as-received. Pastikan sampel batubara mewakili seluruh lot yang akan diperjualbelikan.

3. Koreksi Kadar Air dan Hidrogen
Nilai NAR selalu lebih rendah daripada GAR karena energi terpakai untuk menguapkan air. Semakin tinggi kadar air dan hidrogen, semakin besar reduksi nilai kalornya.
4. Contoh Perhitungan Praktis
Misalkan suatu sampel batubara memiliki:
- GAR = 5,600 kcal/kg
- H = 4%
- M = 12%
Maka:
*NAR = 5600 - (50×4) - (6×12) = 5600 - 200 - 72 = 5,328 kcal/kg*
Faktor yang Mempengaruhi Akurasi Hasil
